A Guide Story 7

Tuesday, 29 January 2013

赤ちゃんを測定
Measured the Baby
Dian Fofana


Baby its always make me happy. Their smile can make my mood cheer up. Their litle fingers are so cute. And their laugh can be the happynest song that I've heard. Today its my job to measured the baby (Antropometri Anak) so I have to be carefull, karena kerapuhannya.
Jadi langkah - langkahnya :
  • Salam
  • Bismillah 
  • Memperkenalkan diri
  • Menanyakan identitas ibu, usia ibu, anak, usia anak, alamat
  • Informed consent
Hari in saya akan melakuakan pengukuran antropometri pada adek untuk mengukur indeks masa tubuh dan status gizi adek.
  • Menyuruh si ibu melepaskan pakaian adek.
  • Memastikan timbangan pada skala 0
  • Menempatkan adek pada timbangan bayi
  • Membaca hasil dan mencatatnya di KMS
  • Meletakan adek di meja 
  • lalu mengukur panjang adek dengan menegakluruskan tumit dengan tangan lalu diukur denagan meteran
  •  Mencatat hasilnya pada KMS
  • Mengukur lingkar kepala daru glabella/ dahi menuju ke prominancia ocipitlis atau kepala belakang yang menonjol
  • Mencatat hasilnya pada KMS
  • Mengukur lingkar lengan atas
Di mulai dari bahu ke siku lalu di bagi 2 dan dilingkarkan disitu.
  • Catat hasilnya pada KMS
  • Ukur lingkar dada
melingkar sampai papila mamae.
  • Catat pada KMS
  • Silahkan pakaikan bajunya kembali
  • Setelah duduk baru sampaikan hasil pemeriksaannya
  • Alhamdulillah
  • Terima kasih
  • Wassalam
So, itulah yang akan saya lakuakan dalam pengukuran bayi
Ja mata, ありがとうございます
でわ また 明日....

A Guide Story 6

What is JPKM
(Jaminan Pelayanan Kesehatan Masyarakat)
Dian Fofana D


Did you know what is JPKM? Its question that I got when I have survey in Kali Banteng, Semarang. JPKM ? Actually itu tidak seduluran dengan STMJ. JPKM ternyata adalah Jaminan Pelayanan Kesehatan Masyarakat. DAlam survey ku yang lalu untuk menggorek sambel, eh.... maksud saya JPKM saya harus berpetuah panjang luebar. Bahkan sampai-sampai benusa karena harus bertanya dalam tempo yang sangat perlahan dan waktu yang panjang dengan pengulanga disetian kata bak gema di tebing Canyon. 

Lalu dalam menahan supaya ramah hal ini yang saya lakukan :
  • Salam
  • Bismillah
  • Mempersilahkan masuk+duduk
  • Memperkenalkan diri
  • Menanyakan identitas
  • Menanyakan keperluan 
(Ada yang bisa di bantu pak/ Bagaiman keluhannya)
  • Menerangkan JPKM
  • Prinsip JPKM
Gotong royong/ Subsidi silang di mana anggota yang mengikuti JPKM akan mendapat subsidi pelayanan kesehatan yang sesuai kesepaktan, dari iuran bersama para anggotanya.
  • Manfaat JPKM
  • Meningkatkan derajat kesehatan
Karena bisa beobat atau mendaptkan pelayanan kesehatan yang baik tanpa harus merisaukan biaya yang akan dibebankan pada Bapak
  • Menghemat biaya
Karena adanya subsidi jadi biaya pelayanan kesehatan akan kebih terjangkau sehingga kelebihan dananya dapat dialokaiskan untuk kebutuhan lain.
  • Hak pasien
  • Mendapat pelayanan yang menyeluruh
Pasien tidak hanya mendapat tindakan kuratif(pengobatan), tapi juga promotif, preventif (pencegahan), dan rehabilitatif.
  • Pelayanan yang berjenjang
Pasien akn dirujuk ke dokter yang lebih ahli bila saya tidak dapat menangani penyakit atau masalah bapak tanpa perlu khawatir pembengkakan biaya Yankes.
  • Pelayanan yang berkesinambungan
Bisa dilakukan kontrol atau follow up ke saya lagi tanpa harus mengkhawtirkan masalah biaya.
  • Kewajiban pasien
  • Membayar Premi sesuai kesepakatan
  • Menaati prosedur dan aturan yan telah disepakati.
  • Menanyaka kejelasan pasien
  • Alhamdulillah 
  • Terima kasih
  • Wassalam
Teng....teng... teng... udah selesai sekarang. Survenya dilanjut dengan makan bersama-sama.

A Guide Story 5

Minor Surgery
Dian Fofana


Holla.... ^^
Its like familiar tone in my ears. My Sensei always greeted like that eraser time we met.
Ok, I was not a doctor now, but I would tell you how the doctor sew the skin or muscle of their patient in minor surgery lesson. First step and the point in the minor surgery lesson is keep your body especially your hands in steril condition.

  • Salam
  • Bismillah
  • Memperkenalkan identitas
  • Informed consent
  • Cuci tangan
  • Pakai Handscone
  • Bersihkan luka dengan alkhol atu betadine atau antisepti dengan yodiun dan kasa
  • Lakukan Anastesi lokal pada daerah sekitar luka, jangan sampai mengenai pembuluh darah.
  • Ambil needle holder (pegang dengan ibu jari dan jari manis pada lingkar klem dan telunjuk sedagai penahan)
  • Ambil jarum berujung Tapper (segitiga) untuk kulit, dan round untuk otot.
  • Ambil benang silk, atau plain, atau chromic
  • masukkan benang pada jarum.
  • lakukan penjahitan dengan bantuan pinset anatomis. 
  • Alhamdulillah penjahitan telah selesai
  • Rapikan peralatan
  • Lepaskan handscone
  • Buang di tempat sampah
That enough for today so see you later and please help me to be a nice girl. ^^v

A Guide Story 4

Pak Arya
Dian Fofana


Dora dan Boot dalam pejalanannya menuju kebun blueberry, melihat seonggok pak Arya yang sedang bingung. Akhirnya Dora dan Boot memutuskan untuk menemui pak Arya. Bermaksud membantu. Ternyata pak Arya bingung pada isi envelope coklat yang ada di genggamannya saat itu. Setelah di teliti dengan kaca pembesar Dora yang segede wajan. Akhirnya pak Arya di tarik ke sebuah klinik di dekat situ untuk melakukan pemeriksaan fisik. Selama proses pemeriksaan tersebut ternyata Dora merekam semua aksi dokter bertopeng pada kamera perekam biasa.....
  • Salam
  • Bismillah
  • Memperkenalkan identitas
  • Menanyakan identitas pak Arya
  • Informed consent
" Pak, hari ini saya akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kodisi fisik Anda secara general. apakah Bapak bersedia?"
  • Meminta pasien rileks
  • Inspeksi Kepala
penampakan kepala apakah hidrocepalus, benjol, asimetris
  • Inspeksi rambut
Warna rambut, kepadatan rambut
  • Palpasi kepala termasuk rambut
memeriksa apakah ada benjolan atau luka, serta mencabut sedikit rambut, merasakan kasar tidaknya rambut,
  • Inspeksi wajah
Wajah Bapak simetris, tidak tampak ikteris, cyanosis, pucat/ normal. Tidak ada ruam atau erithem pada wajah. Mengerutkan dahi, memggembungkan pipi, tersenyum, meringis.
  • Inspeksi mata
Mata bapak simetris. Eksoftalmus (keluar)/ endoftalmus ( kedalam).
Lalu senter mata lihat akomodasi pupil. Isokor (normal)
  • Palpasi mata 
Ambil palpebra atas dengan ibu jari untuk melihat ikteris
Palpebra bawah dengan mata melihat ke atas untuk melihat konjungtivis anemis.
  • Inspeksi hidung
Lihat simetris, tidak ada ruam ukurannya bagaimana
  • Palpasi hidung
Terdapata sekat, tidak ada tanda-tanda polip.

  • Inspeksi telinga
Daun telinga simetris, ada/ tidaknya sikatrik.
  • Plapasi telinga

Melihat lubang telinga dengan senter, menarik daun telinga keats lalu kebelakang.

  • Mulut
melihat bentuk mulut, apakah ada luka-luka disudut bibir
Melihat gusi dengan ibu jari
gigi, kemudian membuka mulut dan menjulurkan lidah. melihat keadaan lidah. Apakah simetris, warnanya, gerak otot lidah, kemudian ke gigi. memastikan apakah ada karies gigi atau tidak. memeriksa palatum, mukosa.
  • Kelenjar getah bening (sub meta >> sub mandibula >> pre auricula >> post auricula >> servical >> supraclavicula), tiroid, dan trakea.
  • Menoleh ke kanan dan kiri
  • Ekstrimitas
  • Memeriksa kuku apakah ada jari tabuh atau kuku sendok
  • Melihat apakah ada atrofi atau hipertrofi
  • Memberi tekanan pada bahu
  • Menaikkan kedua tangan ke atas lalu ke bawah
  • Memeriksa tonus kanan dan kiri
  • Beralih ke kaki, menaikkan kaki ke atas dan tahan.
  • tes romberg
  • Alhamdulillah
  • Menyampaikan hasil kesimpulan pemeriksaan + menanyakan apa ada pertanyaan
  • Terima kasih
  • Wassalam

A Guide Story 3

Cuci Tangan 
Dian Fofana Diarra


Hehhe... setelah bermacet dan berbanjir-banjir ria akhirnya ditemukan satu titik yang mengindikasikan daratan RISA di ujung teropong. Jet ski pun merapat tepat disamping pintu IGD RISA. SAng dokter marinir eksentrik itupun turun dari Kapal megahnya dan merapatkan diri mengejar menit-menit nyawa pasie dengan Jet ski. bak water world memang, daratan RISA saat itu. "Braak..." Marinir dokter tersebut mendorong keras pintu masuk IGD lalu beranjak menuju surgery room diiringi para dayang-dayang (perawat). Membantu marinir dokter mensterilkan diri. Dimulai dari mencuci tangan :
  • Salam
  • Bismillah
  • Perkenalan diri
  • Maksud dan tujuan
" Saya dr. marinir Sutoyo. Sp. Bedah akan melakukan cuci tangan sebelum tindakan operasi patah tulang rusuk"
  • Melepaskan semua aksesori dari tangan
  • Menggulung lengan baju sampai diatas siku
  • Menghidupkan kran air
  • Membasuh tangan seluruhnya hingga siku
  • Memberi sabun seluruh lapang tangan terlebih dahulu.
  • Bilas dengan air
  • Ambil sikat, beri sabun.
  • Sikat mulai ujung kuku kanan, kuku kanan, sela-sela jari, punggung dan telapak tangan kanan.
  • Pindah sikat ke ujung kuku kiri, kuku, sela- sela jari, punggung, dan telapak tangan kiri. Warning !!! jangan sampai kena bulu sikat, pegang selalu punggung sikat.
  • Pindah ke setengah distal kanan, (arah ke atas) 
  • lalu setengah distal kiri, (Arak ke atas)
  • setengah proksimal kiri, (arah ke bawah) 
  • dan setengah proksimal kanan (arah ke bawah)
  • Buang sikat ke bak sampah (posisi tangan selalau lebih tinggi dari lengan)
  • Basuh tangan dari kanan lalu kiri sampai bersih. 
  • Matikan kran dengan siku
  • Ambil lap, lap dari atas ke bawah ( 1 sisi lap untuk satu bagian tangan)  
  • Lanjutkan dengan memakai handscone 
  • Alhamdulillah
  • Terima kasih
  • Wassalam
Setelah itu para dayang membantu dokter memakai surgery gown and then ready to action.

A Guide Story 2

Surat Oh..... Surat
(Surat Rujukan)
Difo


Pena dan tinta saling beradu pantat di meja coklat dokter D. Hari itu memang sibuk bukan kepalang. Namun sebenarnya itu tak mengapa bagi dokter D. Yang membuatnya kepalang adalah how to make a replay of a latter love that she got this afternoon from her lovely one. Akhirnya dokter D melabuhkan jemarinya pada pena tinta di samping lengannya. Diukirlah setiap kata demi kata dengan begitu hati-hatinya hingga membentuk suatu kalimat yang sajaktis, karena puitis sudah biasa. Setelah secarik kertas itu penuh dengan goresan tinta cinta sang dokter, kemudian hendak memasukkannya dalam selembar envelope. Bola matany melirik ke kanan, kekiri, tak jarang ke bawah ataupun keatas setiap selip kertas dan sudut-sudut laci. Namun apa day yang ditemukan hanyalah segepok envelope pasien. Setelah merekatkan kedua bibir envelope tersebut. Sang dokter bermaksud memberikannya pada orang yang di tuju. Namun ternyata saat surat itu sampai pada orang yang dimaksud. Terkejutlah bola matanya yang bulat sebulat lampu bolam 10 watt. Isinya :

Kepada
Yth Ts. Dr. Tita
Spesialis Obstetric dan Ginekologi
Jln Sriwijaya
Semarang


Dh, 
Mohon konsul dan pengobatan selanjutnya penderita Ny Sukmasari, 27 tahun, Kehamilan  premature dengan hypertensi, Hasil pemeriksaan USG dan tensi terlampir.
Penderita sementara belum kami beri terapi.
Atas kesediaan Ts, kami mengucapkan terima kasih.
Wassalam,

(Dr. Di)
Jln. Pemuda
Semarang

Ternyata, oh ternyata surat dokter itu tertukar dengan setumpuk surat rujukan di atas mejanya. sedangkan surat cinta itu tertiup kipas angin dan terbang ke lorong gelap kolong lemai obat di suut tepat praktek. Yang ditemukan 6 bulan kemudian. ^^v

A Guide Story

Sebuah Cerita

Perianal Check Up
(Colok Dubur)
Dian Fofana D


Suatu hari datang lah seorang pasien laki laki paruh baya dengan membawa segudang keluhan masalah dubur kesanyangannya. Ia pun pergi membawa tumpukan keluhan pada seorang dokter muda... da... da..... Maka Sang dokter cantik itupun melakukan hal ini :

  • Memberi salam
  • Bismillah
  • Memperkenalkan diri.
  • Menanyakan identitas pasien
  • Informed consent + tujuan
" Baiklah Bapak, hari ini saya akan melakukan pemeriksaan colok dubur untuk mengetahui ada tidaknya kelainan pada dubur Bapak, apakah bapak bersedia?" 
" Nanti apabila dalam pemeriksaan kurang nyaman tolong berikan respon ke saya. apabila nyeri bilang ke saya. Mohon kerjasamanya ya.... Pak."
  • Meminta melepaskan celana + celana dalam + berbaring
" Silahkan bapak lepaskan celana dan celana dalam bapak lalu silahkan berbaring dengan kedua lutut di tekuk dan saling menjauh."
  • Rileks

" Tolong rileks saja !"

  • Tutup bagian yang tidak perlu
  • Inspeksi
" Baiklah, bapak saya akan mulai inspeksi dubur Bapak!"
" Dengan berdiri di sebelah kanan Bapak," 
" Ada dubur dengan tidak ada tanda-tanda fistel, polip, hemoroid, dan kondiloma akuminata."
Intepretasi!!!

  • Palpasi  
" Saya akan menekan daerah dubur Bapak dan sekitarnya untuk memastikan ada tidaknya masa, bentuk serta konsistensinya. Kalau nyeri tolong bilang ke saya!"
Intepretasi.!!!

  • Rectal Toucher
" Selanjutnya saya akan memaksukan jari saya ke dubur Bapak, bila kurang nyaman atau nyeri tolong respon ke saya ya Pak! Silahkan bapak tarik nafas (masukkan jari searah jan 6 >> 9 >> 12 >> 3 >> 6), saya akan mengechek ada tidaknya masa/ benjolan, konsistensi, permukaan serta sphincter dubur Bapak. "
Intepretasi!!!

  • Tarik nafas + tarik jari dari dubur
Amati fesesnya ada atau tidak lendir, darah yang menyertai serta bagaimana warnanya.
Intepretasi!!!

  • Menyilahkan pasien mengenakan celana
"Silahkan Bapak kenakan celananya kembali!"
  • Alhamdulillah 
  • "Alhamdulillah pemeriksaan telah selesai,  hasil pemeriksaannya akan di beri tahukan setelah feses Bapak diperiksa lebih lanjut di laboratorium."

  • Terimakasih 
  • Wassalamu'alaikum


Pasrah
Dian Fofana Diarra


Hari ini rasanya panas, bukan karena matahari bersinar terik di angkasa raya, hanya saja diriku bersandar dekat kompor. Segudang hafalan telah menjejal kepalaku sejak pukul 9 dini hari itu. Hampir-hampir mual ku dibuatnya. Sungguh didekat kompor itu kurasakan hatiku memanas pikiranku menerawang kemana-mana akal sehatku seperti mengambang dalam awang-awang. 
                "Ini jelas bukanlah dampak negatif bersandar pada kompor"

Aku bertanya-tanya, tapi ku urungkan tuk menanyakannya pada Ariel Peterpan (Ups sekarang ganti No-ah) karena pasti dia juga bingung nanyain jawabannya ke malam. 

                 Ku tanya malam dapatkah kau lihatnya perbedaan yang tak terungkapkan .....
                 Tapi mengapa kau tak berubah ....
                  Ada apa denganmu .....

Huft... Di siang yang seramai ini, merasa sunyi, tiada kau disisiku akhirnya kini ku sadari kamu telah pergi meninggalkan Genuk. Hanya dirimu yang ku cinta dan ku kenang di dalam hatiku, tak akan pernah hilang, bayangan dirimu untuk selamanya .... Oh (Intermeso lagu Crisye). 

Kamu yang ku suka udah pergi mungkin pulkam. Andai aku punya keberanian lebih to tell the turth of my heart. I will say I love you. Tapi mungkin habis itu aku mungkin bakal menggali kuburanku sendiri. Akhirnya galau pun berlanjut sampai maka siang yang telat. Hadeh, saat lapar menyerang telphone 14045 tidak menyelesaikan masalah seperti Penggadaian yang menyelesaikan masalah dengan masalah. 

        "Maaf mbak, Genuk itu perbatasan Semarang Demak. Iu tidak masuk dalam area jangkauan kami. Tut...tut..tut." Operator Delivery service.

Maka nada itu yang akan terdengan jika engkau wahai manusia lapar yang percaya iklan dapat menyelesaikan masalahmu. Akhirnya galau pun berlanjut pada kehidupan Spiritualku. Jiwa ku tergoncang. Sholat dhuhur bonus sholat ashar, maghrib (3 in 1). Sholat subuh jadi jam 7 pagi bonus sholat dhluha (2 in 1). semua serba bonus. cuma ngambil ATM aja yang gak ada bonusan. 

"Kapan ambil ATM 100.000 ribu bonus 300.000 ribu?." Yang ada bener bonus 300.000 ribu tapi machine ATM nya soak. ATaupun bonus nilai. " Wah , kayaknya itu juga agak mustahal." Gak mungkin kita ambil bilai. lalu nilai lu yang tadinya AB jadi A++. Wuih dahsyat. Mau kalu itu.

Back o the topic. So I decided to be Pasrah terhadap nasib. Dengan galau menghadapi hati yang rumayan fractura hepatica. Aku melangkahkan kaki menuju tampat Aikido. Agak ngerinya hari itu ternyata ada evaluasi. Membayangkan harus melakuakan ukemi ( jungkir balik) bolak - balik. Roll belakang (ushiro ukemi) bolak balik juga. untung aja gak ada rolling door ( hehehe gak ada hubungannya ya). atau recheese roll sekalian. Aduuhhh... sensei Alain terlihat awesome seperti biasa. Tapi hari ini rasanya beda. there is something wrong with my mind. He is looked so scare. Haih and we next with dinner together . Dan voila itu berhasil mengembalikan mood ku. Walaupun hanya setengah percent. that today. its closed with doing night adventure. And then see naked weapon yang sama sekali tidak berperi kewanitaan. Tapi tetep asik, dan sadis. 

Serial

Monday, 28 January 2013

Suatu Malam Saat Hujan Turun

Halilintar bercetaran membahana dalam badai hujan air, bukan cintaku. Aku hanya seorang mahasiswa innocent semester 0.5 di sekolah tinggi swasta, disudut keramaian terminal Terboyo. Teronggok diam di dalam sekotak kos teman yang sial (Tita). 
      
       Jarum ditangan kanan ku.....
       Pinset ditangan kiri ku ....
       Aku tak tahu kenapa benangnya ruwet ......

Memang memegang jarum dengan needle holder itu masih biasa (weits), tapi jahitnya yang susah. Apalagi kalau korbannya hanya sepetak gabus tua yang tak bersalah, weits Astaugfirulllah susah. Di tambah dengan lengingan pekikan Tita yang digantun Conan. Alhasil saya hanya bisa sabar menghadapi malam panjang ini. Handphone pun kembali jadi penghibur. Bukan 'nyetel' play listku  yang berisi segudang sajak ingkat tinggi bernuansa galau, ataupun whatsapp. Tapi ku putuskan membuka Facebook saja.
Sayang sekali akibat cuaca buruk layanan network terpakasa 

        Putus nyambung...
        Putus nyambung...
        Putus nyambung...

Lalu please try again later. Huft, Sasaran pun beralih ke laptop Tita. kesempatan emas walaupun dalam hati tak ku memungkir. 
Comment sana-sini ternyata tak cukup menghibur. Tiba-tiba dari sudut lemari seonggok Tita memanggil dengan nada d minor....

Tobe continued

Gara-gara Kubah Lonceng Vihara

Friday, 25 January 2013

Gara-gara Kubah Lonceng Vihara


"Wihh. mana nih sensei A, katanya janjian di atap kok belum dateng". udah berjamur D menunggu C di skype. D dengan setianya menunggu C muncul di skype, namun entah kenapa C tak kunjung muncul. Sekelebat dibalik kubah lonceng terlihat dari jauh sesosok orang yang sedang mokso (meditasi), "ah mungkin anak baru", pikirnya. D pun tetap menunggu C di skype dan asik bermain dengan laptopnya. 
Setelah 15 menit lamanya, akhirnya sesosok itupun selesai melakukan mokso.
Ketika sesosok itu membalikkan badannya. Degup jantung D berkejaran, aliran darah terasa panas, ada perasaan membuncah dalam hatinya yang tak bisa secara gamblang diungkapkan. D pun masih belum bisa mempercayai apa yang dia lihat. Dia masih terpaku. Lambat laun sosok itu pun mendekat. C dengan kesadaran penuh menghampiri D yang masih samar-samar.
D tertegun dengan apa yang dilihatnya, ia masih tak percaya. itu C, katanya benar kah C ? 
D masih meyakinkan dirinya. 
Betapa bahagianya D setelah berjamur sampai muncul crispynya, tak sia-sia jua D menunggu. walau sihal baget si sensei A malah mangkir dari tugas ini ke itu. tapi toh tak apa. Rasa kangen pada C luntur seketika bak Batik baru murahan yang gampang luntur. aduh bunga-bunganya gak bisa ditahan lagi. Entahlah mau bunga mawar, lily, dahlia, dandelion, crisan, sampai kembang tujuh rupa banyak mendominasi hati dan sekitar D-C. So sweet.... acara berlanjut dengan datengnya sensei A diujung tanduk pertemuan. "Hallo....." sapa khas sensei A yang tak lupa dengan senyuman dan lambaian tangannya. 
Bersama segelintir orang dari dojo mahavira, mereka bercakap, bercanda, bernostalgia. Namun, karena terbatasnya waktu secara gerbang mau ditutup, berasa anak sekolah aja, mereka pun memutuskan untuk melakukan aktivitas mereka masing-masing.
Tetapi sepertinya D dan C masih memiliki cerita romantis tak terucap setelah ini.

Love,

Dian & Tita